The Gade Cafe: Konsistensi 117 Tahun Pegadaian Dalam Segelas Kopi

The Gade Cafe: Konsistensi 117 Tahun Pegadaian Dalam Segelas Kopi

The Gade Cafe:

Konsistensi 117 Tahun Pegadaian Dalam Segelas Kopi

Siang itu angin terasa semilir berhembus. Serimbunan pohon bambu berderak pelan, awan putih yang kontras bergerak ringan mengiringi langkah yang tadi perlahan mulai bergegas untuk sayup disambut aroma kopi yang baru dipanggang.

The Gade Cafe, Konsistensi 117 tahun Pegadaian dalam Segelas Kopi
The Gade Cafe, Konsistensi 117 tahun Pegadaian dalam Segelas Kopi

Aromanya yang kuat seolah merayu untuk mengisi ulang semangatku menghadapi sore menjelang.  Romansa Jakarta Selatan yang hijau mengelilingi seolah melengkapi nuansa emas kuat di sudut bangunan berarsitektur retro. Segera kuambil antrian kecil didepan sebuah mobil unik pada area selasarnya.

Selintas, sebuah kendaraan MPV melintas masuk, menurunkan penumpangnya, dua perempuan dan seorang pemuda berdandan chic dan stylist.. hhmmm  pikirku… ini adalah generasi Y atau yang biasa disebut generasi millenial dimana generasi ini umumnya ditandai oleh peningkatan penggunaan dan keakraban dengan komunikasi, media, dan teknologi digital. Generasi yang suka berkumpul dan hang-out di tempat yang mendukung kecanggihan teknologi. Dimana kafe biasanya menjadi pilihan utama mereka. Tak heran, aroma Kopi dan nuansa bangunan cafe retro ini menjerat mereka ke dalam.

The Gade Cafe - Kantor Pegadaian Jalan Wijaya IX Jakarta Selatan
The Gade Cafe – Kantor Pegadaian Jalan Wijaya IX Jakarta Selatan
        The Gade Cafe, selasar depan

Sedetik kemudian ketiga millenial ini mengambil antrian tepat di belakangku… terdengar gumam canda mereka diselingi komentar mengenai selebgram ( sebutan bagi orang terkenal di media sosial Instagram), tangan mereka tak berhenti menggerakkan layar gadget handphone. Tiba-tiba salah satunya seperti tersadar, “Eh kuy.. ini Cafe Ngopi atau kantor Pegadaian yaa?? Kedua temannya seolah tersadar dan detik berikutnya berdecak kagum… Inderaku menangkap “Keren abiss… Pegadaian punya Cafe buat Ngopi, asyik banget nie, nanti sorean ngajak yang lainnya kesini. Ada wifi-nya pula” ucapnya sambil menunjuk simbol wifi di salah satu selasar cafe.

Seorang barista muda datang menghampiri dan mempersilakanku memilih meja. Segera kubuka daftar menu yang penuh dengan pilihan beragam kopi. Mataku menangkap pilihan Kopi Gayo. Sebuah kenangan masa kecil yang indah bersama orangtua ku di Danau Laut Tawar, Gayo, Aceh terlintas seketika.

Kurang dari 5 menit, sajian Kopi Gayo tersedia di depanku. Design gelasnya yang unik memberikan edukasi singkat mengenai produk Pegadaian dengan gaya ala retro. Sambil membuka laptop, terdengar obrolan seru 3 (tiga) orang PaMud (istilah anak muda sekarang mengacu ke sosok Papa-papa Muda) di meja sebelah. Sekilas mereka sedang membahas bisnis sambil diselingi mengecek handphone masing-masing. “Sudah terdownload aplikasinya?” tanya Pamud A berbaju biru muda kepada 2 (dua) orang koleganya. “Lumayan banget dapat diskon 50% dengan download aplikasi PEGADAIAN MOBILE dan menunjukkan saat pembayaran di meja kasir.” Kedua teman mengangguk sambil menyeruput kopi pilihan masing-masing.

Aplikasi Pegadaian Mobile
                              Aplikasi Pegadaian Mobile

 

The Gade Cafe : pilihan tempat ngopi dan berbisnis yang tepat
   The Gade Cafe : pilihan tempat ngopi dan berbisnis yang tepat

Tak lama kemudian seorang perempuan sepantaran menghampiri ketiganya. Wajahnya sumringah. Rupanya ia baru saja memperpanjang cicilan perhiasan emas putih yang digadaikannya sejak dua bulan lalu untuk keperluan keluarga. “Untung banget ada Pegadaian dekat kantor. Pas makan siang langsung mampir kesini, bawa cincin dan gelang buat kebutuhan mendadak. Uangnya bisa ditransfer ke rekening kita, jadinya gak perlu bawa uang cash banyak di tas. Aman, Mudah, dan Ringan Cicilannya” jelasnya pada ketiga temannya.  “Udah begitu, untuk membayar cicilannya kita bisa melakukannya di kantor Pegadaian manapun di seluruh Indonesia. Pegadaian sudah online dan punya aplikasi yang memudahkan kita” lanjut si Mba cantik.

“Bagus ya? timpal si PaMud yang menggunakan batik. “Saya tadi malah membuka Tabungan Emas untuk anak-anak di rumah. Harga emas bisa naik 10-15% dalam waktu 1-2 tahun. Saya berencana menabung untuk masa depan anak-anak dengan harga masa kini”

Mendengar timpalan PaMud tadi, saya lantas teringat tabungan emas Pegadaian milik saya sejak tahun 2016 yang pernah ditulis di blog ini. Detailnya bagaimana mudahnya memiliki Tabungan Emas di Pegadaian, bisa dibaca secara jelas. Wah… Pegadaian sudah menjadi sahabat keluarga kami sejak dulu.

Sejenak pandangan mata saya mulai menjelajah keseluruhan café ini, karena penasaran, saya menyapa dua orang  karyawan Pegadaian (kelihatan dari ID card yang tersemat di sakunya) Keduanya tampak duduk santai sambil ngopi di sana. Menurut Pak Ferry, The GADE CAFÉ yang baru Soft Opening hari ini tanggal 07 Maret 2018 adalah merupakan salah satu langkah strategic Pegadaian dalam mendekatkan diri, berbagi pengalaman hingga mendapatkan consumer baru, consumer generasi Millenial. Yang pada tahun 2020 diperkirakan akan mencapai 34% dari total penduduk Indonesia dengan irisan penduduk SES BC+ kisaran 62,8% dari total populasi penduduk Indonesia ke depan.

The Gade Cafe: Selasarnya diipasang TV Flat layar lebar yang memberikan info terkini mengenai servis dan produk Pegadaian. Sambil Antri dapat info bermanfaat!
The Gade Cafe: Selasarnya diipasang TV Flat layar lebar yang memberikan info terkini mengenai servis dan produk Pegadaian. Sambil Antri dapat info bermanfaat!

The GADE Café  akan menjadi café yang trendy dan kekinian, serta memberikan experience yang khas dengan desain yang instagrammable dengan promo emas sepanjang tahun. Wow! Sering aja nongkrong disini guys!

Konsep The GADE Café ini akan menjadi tempat hangout komunitas, dan mengikuti jam buka kantor Pegadaian yakni jam 9 pagi hingga jam 9 malam. Konsep café dan ambience-nya yang unik ini akan segera diadopsi oleh Kantor Pegadaian di seluruh Indonesia yang memenuhi kriteria tempat #NongkrongJamanNow imbuh Pak Charist. Selain itu jalan dengan visi Pegadaian bahwa #BISNISJAMANNOW adalah bisnis yang bisa sejalan dengan gaya milenial yang terkoneksi dengan kecanggihan teknologi digital.


Kulirik handphone yang sedari tadi tergeletak di meja, ternyata ada beberapa email dan pesan yang masuk. Sambil memesan segelas kopi kedua, kali ini Cappucino, kubenamkan diri dalam berbagai pekerjaan yang sudah menarikku untuk prioritas dikerjakan.

Adzan maghrib memanggilku untuk sejenak merehatkan mata dan pikiran. Para pengunjung telah silih berganti sedari tadi.  Sampai akhirnya datanglah sekumpulan Bapak dan Ibu menghampiri meja The Gade Café disambut oleh Pak Ferry, karyawan Pegadaian yang tadi sore menemani kopiku.

Ternyata tamu yang hadir adalah Para Direktur PT Pegadaian (Persero). Inilah para pemimpin Generasi X awal yang telah  memiliki visi ke depan dalam membangun “tunnel komunikasi baru” untuk merangkul calon konsumen baru yang didominasi oleh Gen Y (Milenial) melalui The Gade Café. Salut dengan inspirasi Beliau, maka saya mengabadikan Moment Emas tersebut disini.

Jajaran Direktur PT Pegadaian (Persero)
Jajaran Direktur PT Pegadaian (Persero): Duduk (ki-ka) : Bapak Sunarso (Dirut) – Bapak yang duduk di tengah merupakan salah satu rekanan Pegadaian – Bapak Teguh Wahyono (Direktur Keuangan & IT); Berdiri sudut Kanan (Ki-Ka): Bapak Harianto Widodo (Direktur Produk), Bapak Ferry Febrianto (Direktur Manajemen Aset) dan Bapak Damar Latri Setiawan (Direktur Operasi dan Pemasaran) ditemani trio barista The Gade Cafe.

Bulan mulai bangun dari peraduannya, saya mulai merapikan tas dan laptop yang terserak di meja berjanji akan membawa kasihku ke sini :

The GADE CAFÉ  – Pegadaian Kebayoran Baru

Jl. Wijaya IX No. 17, Keb. Baru, RT.3/RW.5, Melawai, Jakarta Selatan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12160

(021) 7246395

https://goo.gl/maps/H5vEgpt23kS2

Dalam taksi kumerenung teringat oleh quote indah dari seorang penulis buku ternama, Justina Chen:

Adventure in life is good; consistency in coffee even better.

The Gade Cafe - Gold and Coffee
            The Gade Cafe – Gold and Coffee

Dan Konsistensi Pegadaian yang dibangun secara terus menerus selama 117 tahun pada 01 April 2018 nantinya telah tertuang dalam visi brilian di segelas kopi.

The Gade Cafe: Konsistensi 117 Tahun Pegadaian Dalam Segelas Kopi

Jakarta, 10 Maret 2018

 

 

 

10 thoughts on “The Gade Cafe: Konsistensi 117 Tahun Pegadaian Dalam Segelas Kopi

      1. Yuliii, mba Rikaaa, aku ikut ya kalau ngopi di sini. Wifinya kenceeeeng. Coba ada camilannya juga, tambah betah *ehh. Apa aku aja yg jualan camilannya disini ya *haissshh

  1. The Gade Cafe n Gold….Pegadaian selalu berinovasi di era milenial, saluuut untk Pegadaian,never ending innovation….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *