Pemanasan Para Games 2011

Beruntung banget ternyata kalau kita aktif di sosial media dan punya banyak “teman” di dunia maya. Berawal dari twitter iseng “almost” tengah malam saya yang berbunyi :

Saya mendapat telpon dari senior saya @gener_wakulu untuk berpartisipasi di sebuah acara yang masih asing buat saya yakni Para Games 2011di Solo. Disebut Para Games karena acara ini merupakan acara olahraga Internasional antara negara ASEAN para difabel (pengertian mengenai apa itu difabel, dapat dibaca disini) yang juga disebut Paralympian (atlet). Gaung dan persiapan acara ini nyaris “tenggelam” oleh acara SEA Games 2011 yang telah berlangsung tahun ke -26. Sementara Para Games sendiri baru akan menginjak usia yang ke -6 tahun.

Tanggal 26-27 November lalu, di Hotel Sahid Jaya Solo, diadakan Konferensi Pers serta Rapat Koordinasi event Asean Para Games 2011. Acara ini dibuka dan dihadiri oleh Bibit Waluyo ( Gubernur Jateng), JokoWi (Walikota Solo), Prof. James Tangkudung (Deputi Menpora Bidang Pembudayaan Olahraga) juga selaku Ketua INASPOC beserta SekJen INASPOC Arsyad Ahmadhim.

Walaupun event ini Para Games 2011 belum memiliki “daya tarik” seperti event SEA Games di Palembang lalu, namun saya sangat salut akan semangat para panitia dan aparat daerah yang seolah-olah memiliki tenaga ‘raksasa’ dalam menyelenggarakan event ini. Sebagai gambaran, salah satu panitia mempresentasikan berbagai video rekaman kegiatan olahraga serupa yang dipertandingkan di luar negeri seperti dibawah ini :

Begitu selesai nonton video diatas, pertanyaanku yang bego ini adalah : “Lho kok bisa ya orang tuna netra main bola?”  Sepertinya si pemateri melihat hal tersebut, dan kemudian langsung menjelaskan :

1. Kunci dari olahraga ini adalah pada bola kaki-nya. Bola tersebut mengeluarkan bunyi yang dapat didengar oleh tiap pemain, sehingga setiap tim dapat saling memperebutkan bola.

2. Bila dilihat lebih detail, semua pemain menggunakan tutup mata. Lho kok sudah tuna netra masih menggunakan penutup mata? Ternyata, kategori tuna netra ada 3(tiga) tingkatan dalam olahraga ini yakni atlit yang memiliki jarak pandang terbatas min.6 meter (masih melihat cahaya + bayangan), atlit dengan jarak pandang 3 meter, dan yang terakhir adalah yang 0 meter. Nahh… agar adil, maka seluruh atlit diwajibkan menggunakan penutup mata.

Selain itu, kami juga ditunjukkan sesi Lomba Lari khusus bagi atlit difabel tuna-netra. “Lho, bagaimana caranya agar mereka tetap bisa lari di lajur masing-masing dan finish tanpa saling bertabrakan dengan peserta lain? Nah jawabannya adalah : tiap atlit difabel ditemani oleh pemandu yang juga turut berlari dan memberikan instruksi. Si Pemandu ini juga istimewa, karena dia juga harus seorang atlit lari dan mampu mengimbangi laju lari sang atlit difabel ini. Salah satu pemandu lari dari Indonesia adalah Suryo Agung Wibowo,  pelari tercepat Asia Tenggara yang dimiliki Indonesia.

Jadi dalam menyelenggarakan Para Games 2011 ini panitia dituntut untuk menyediakan SDM sebanyak 2x lipat daripada event SEA Games, terkait mulai dari hal-hal seperti pemandu lari tadi. Benar-benar effort luar biasa!

Selain menerangkan mengenai berbagai progress kesiapan dan detail acara, panitia juga menjelaskan tata cara menonton event ini seperti :

1. Penonton diminta untuk tidak tertawa terbahak-bahak

2. Penonton (khususnya tuan rumah) diminta untuk tidak bertepuk tangan terlalu keras untuk mendukung salah satu peserta, agar tidak menurunkan semangat peserta lain

3. Penonton diminta untuk tidak mengeluarkan kata-kata yang bisa menurunkan semangat peserta

4. etcetera

Melihat acara yang keren ini, saya memberanikan diri untuk menjadi volunteer media center dibawah komando Pak Herwin(berdiri – kaos putih ).

Sekaligus mengajak teman-teman pewarta-blog di Solo dan Yogyakarta untuk turut serta. Terharu banget karena mas @blontankpoer , @suryaden, @azhie3 @kangkombor @heruLS mau datang meramaikan acara ini.

Kegiatan Para Games 2011 akan dilaksanakan di Solo tanggal 12-22 Desember 2011. Saya, akan ada disana untuk melaporkan event keren ini via blog saya plus follow twitter @paragames2011 dan hashtag #paragames2011 untuk update berbagai hal berkaitan event ini.

PARA GAMES 2011 … MAJU TERUS PANTANG MUNDUR!!

 

21 thoughts on “Pemanasan Para Games 2011

  1. Ikut berpartisipasi dalam sebuah ajang ini, karena merasa masih saudara, sebangsa dan setanah air, berpartisipasi dalam penyelenggaraan dan persiapan ini menjadi sebuah kebanggaan dalam mendukung indonesia dalam ajang olahraga international, apalagi di asean para games 2011, para atlet yang mengikuti pun adalah para difabel

  2. Selain membacanya dengan penuh Haru, dan melihat Videonya sambil senyum + ketawa ihihhiihhi keren deh pokoknya.

    Oh ya, Kenapa ya Pejaga Gawangnya tidak memakai penutup mata, apa dia tuna netra juga ? atau tidak, Dalam pertandangan masing masing keseblasan ada berapa orang ya mbak.. aduhhh swear penasaran banget ama nih Game seru liat videonya,, Nih gak sabar liat ful maklum lama loading.

    Masalah tepuk tangan, bener juga tuh penonton punya gaya sendiri cara tepuk tangannya… agar tidak membunyikan suara keras,,, haahahahahahha aku terhibur dengan postingan ini , Thanks mbak caem

  3. Wiw, keren ya mbak 😀
    Pasti dibalik kekurangan mereka, ada aja kelebihan yang mereka miliki.
    Semoga tetap semangat dan sukses untuk acaranya 🙂
    Sayang, lagi gak pulang kampung ke Solo, gak bisa lihat live 🙁

  4. Salut dengan semua yang terlibat baik peserta, voluntee dan seterusnya. Saya nantikan twit2 dan laporannya yaa.. smoga semakin lama paragames semakin dikenal dunia, sama dengan saudara tuanya Asean games.

    Berarti nanti, paragames ini akan berlangsung dan pasti berlangsung di negara tuan rumah asean games berikutnya ya mba?

  5. Pingback: URL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *