Ang Pao Imlek

Ang Pao Imlek

Saat masih SD dulu, kebetulan sekolah saya merupakan sekolah swasta yang murid-muridnya berasal dari beragam suku-bangsa & budaya. Sekolah tersebut dimiliki oleh sebuah Yayasan yang hampir seluruh gurunya memiliki pendidikan Belanda dan mahir berbahasa Belanda. Sehingga di sekolah tersebut untuk guru perempuan dipanggil JUFFROUW = yang berarti ms. ; sedangkan untuk Guru Laki-Laki dipanggil ENGKU.

Yang unik adalah walaupun latar-belakang sekolah adalah guru berpendidikan Belanda, teman-temanku banyak yang berlatar-belakang Chinese.

Nahhhh… Karena hampir 70% chinese, hari raya yang paling ramai adalah hari raya IMLEK atau tahun baru Chinese. Saat itu, beberapa hari sebelum imlek, biasanya,  kami yang tidak merayakan imlek sudah mengatur rencana berkunjung ke rumah teman-teman. Biasa konvoi menggunakan 5-8 mobil untuk keliling. Selain itu kami juga berdoa agar pas IMLEK tiba, hari hujan… soalnya konon bila hujan tiba, berarti rejeki tahun baru juga basah / baik… hihihihi

Ang Pao Imlek

Saat konvoi, semua berbaju paling keren,  mendatangi rumah teman-teman, makan kue, manisan dan banyak permen. Tidak lupa saat pulang, bersalaman dan pamit dengan orangtua teman agar pulangnya dapat ANG PAO IMLEK :)))

Lumayan lho, tahun 1980-an dulu, 1 ang pao bisa dikasih berisi Rp10,000 mungkin saat ini nilainya sekitar Rp100,000; tak terkecuali pas hujan tiba… Wuihhhh… bisa dapat ANG PAO doubleee *nyengir lebar*

Nah itulah sekilas kenangan masa kecil dulu…. Ehhh, tahun 2014 ini, bertemu dengan sahabat baik, Dokter Elly  yang merayakan IMLEK. Ngga disangka-sangka dia memberikan ANG PAO IMLEK untuk kedua buah hatiku… Hahahaha… Kenangan masa kecil jadi terulang lagi… Hanya saja, kedua anakku belum mengerti mengenai hal ini. Jadiiii… isi ANG PAO-nya buat Bundanya ajahhh.. ehh.. dititip ke Bundanya aja ^___^

Ang Pao Imlek

 

 

 

4 thoughts on “Ang Pao Imlek

  1. Di sini mayoritas nggak merayakan imlek sih, jadi diriku belum pernah sama sekali dapat angpao haha.. Kalau pas lebaran, justru yg ngasih angpao ke ponakan ponakan haha..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.